Kamis, 14 Februari 2008
Jumat, 01 Februari 2008
PruLink Syari'ah
Prudential Syariah (Asuransi dan Investasi) "Asuransi syariah adalah usaha saling melindungi dan tolong-menolong di antara sejumlah orang, melalui investasi dalam bentuk aset dan/atau Tabarru' yang memberikan pola pengembalian untuk menghadapi risiko tertentu melalui akad yang sesuai dengan syariah" Dewan Syariah Nasional - Majelis Ulama Indonesia (DSN-MUI)
Apakah PRUsyariah?
Asuransi yang dikaitkan dengan investasi berbasis syariah, yang terdiri dari PRUlink syariah assurance account dan PRUlink syariah investor account. Produk ini sudah sesuai dengan Ketentuan Fatwa Dewan Syariah Nasional - Majelis Ulama Indonesia (MUI).
PRUlink syariah assurance account (PAA syariah) adalah program asuransi jiwa unik syariah dengan fleksibilitas tak terbatas yang memungkinkan Anda untuk sewaktu-waktu mengubah jumlah pertanggungan, kontribusi serta cara pembayaran yang sesuai dengan kebutuhan Anda. Bahkan Anda juga bisa menambah asuransi tambahan seperti rawat inap, kecelakaan atau penyakit kritis.
Secara produk, PAA syariah tidak berbeda dengan PAA regular (yang sudah lama dipasarkan di masyarakat). Namun secara konsep, PAA syariah memiliki perbedaan yang cukup signifikan dengan PAA regular.
Sisi Proteksi dari PAA syariah
PAA regular bersifat risk transferring, jadi nasabah mengalihkan biaya yang timbul dari resiko yang mungkin muncul kepada dana perusahaan asuransi. Sedangkan PAA syariah bersifat risk sharing, jadi nasabah mengalihkan biaya yang timbul dari resiko yang mungkin muncul kepada dana himpunan dari seluruh nasabah yang ada (dana himpunan ini disebut tabaru).
Dengan demikian klaim dari nasabah syariah akan diambilkan dari tabaru. Setiap akhir tahun, Prudential sebagai pihak operator akan menghitung saldo tabaru. Dan jika ada kelebihan atau sisa, maka kelebihan tersebut akan dibagikan secara proporsional kepada seluruh nasabah syariah yang pada tahun tersebut tidak melakukan klaim (hal ini disebut sebagai surplus sharing).
Apakah nasabah yang melakukan klaim tidak mendapat surplus sharing? Tentu tidak. Mereka sudah mendapakan manfaat dari dana tabaru pada tahun tersebut.
Bagaimana jika dana tabaru habis? Apakah nasabah harus menambah kontribusinya (premi)? Tidak! Karena jika demikian, PAA syariah ini bersifat masyir atau untung-untungan. Di PAA syariah, kemungkinan yang ada adalah : mendapat surplus sharing (atau bagi hasil), atau tidak mendapat apa-apa walaupun tidak melakukan klaim.
Pada saat dana tabaru habis, Prudential akan memberikan “suntikan” dana yang bersifat qard (tanpa bunga), supaya nasabah tetap bisa melakukan klaim.
Proteksi PAA syariah ini sangat kental dengan nilai-nilai humanisme seperti kebersamaan, keikhlasan, dan saling berbagi.
Sisi Investasi dari PAA syariah
Porsi investasi dari PAA syariah akan dialokasikan kepada obligasi, saham, deposito berjangka yang tercatat di Jakarta Islamic Index (JII). Sudah pasti bahwa perusahaan yang terdaftar di JII harus memenuhi persyaratan yang ditentukan Dewan Syariah Nasional (DSN). Beberapa perusahaan yang terdaftar di JII adalah : Astra International Tbk, Indofood Sukses Makmur Tbk, Unilever Indonesia Tbk, dll.
Fluktuasi nilai unit adalah hal yang wajar dalam hal investasi. Namun Prudential sudah membuktikan dirinya menjadi pengelola investasi yang terpercaya. Nilai unit PRUlink memiliki progresivitas yang tinggi.
Mengingat PAA syariah adalah produk baru dari Prudential, maka nilai unitnya adalah 1000 (sama seperti nilai unit dari produk-produk baru pada saat diluncurkan). Hal ini sangat menguntungkan. Secara perhitungan sederhana, uang satu juta Anda saat ini akan mendapatkan 1000 unit. Jika uang satu juta tadi dibelanjakan 1 bulan lagi, maka besar kemungkinan hanya mendapatkan 800 unit karena nilai unitnya telah naik menjadi 1250.
Silahkan menghubungi saya untuk mendapatkan PAA syariah yang akan saya desain sesuai dengan kebutuhan dan kenyamanan Anda.
Wassalam
@MIR
081210555603
http://anak-cilegon.blogspot.com
Rabu, 23 Januari 2008
Kenapa Harus Memilih Prudential ?
Penghargaan 2007
Penghargaan Lifetime Achievement untuk pencapaian Perusahaan Asuransi Jiwa Terbaik berturut-turut selama 2003-2007. Majalah Investor
Perusahaan Asuransi Jiwa Terbaik 2007 dalam kategori aset di atas Rp 5 triliun. Majalah Investor
Perusahaan Asuransi Jiwa Terbaik 2007. Bisnis
No. 1 dalam kategori asuransi jiwa dengan nilai excellent di Call Center Award dari Majalah Marketing bekerja sama dengan Carre-CCSL.
Rekor MURI untuk Pemrakarsa dan penyelenggara perjalanan insentif korporasi ke Eropa dengan peserta terbanyak, 1.100 peserta secara serentak.
Penghargaan 2006
Perusahaan Asuransi Jiwa Terbaik dengan aset di atas Rp 1 triliun Asuransi Terbaik 2006. Majalah Proteksi
Asuransi jiwa terbaik dalam kategori modal di atas Rp 250 miliar. Majalah SWA
Asuransi jiwa patungan dengan peringkat tertinggi dalam survei "Indonesian Best Brand Award" yang dilaksanakan Majalah SWA Sembada
Nominasi dalam kategori asuransi jiwa dari survei "Indonesian Customer Satisfaction Award" yang dilaksanakan Majalah SWA Sembada
Penghargaan 2005
Perusahaan Asuransi Jiwa Terbaik dengan aset di atas Rp 1 triliun Asuransi Terbaik 2005. Majalah Investor
Majalah InfoBank memberikan nilai sangat bagus dalam kategori perusahaan asuransi jiwa
Prudential
Prudential
Penghargaan 2004
Perusahaan Asuransi Jiwa Terbaik dengan aset di atas Rp 1 triliun Asuransi Terbaik 2004. Majalah Investor
Penghargaan 2003
Perusahaan Asuransi Jiwa Terbaik dengan aset antara Rp 250 miliar - Rp 1 triliun Asuransi Terbaik 2003. Majalah Investor
Perusahaan Asuransi Jiwa Terbaik Bisnis
Financial
- Pengelola asset perusahaan besar seperti SHELL, BEYOND PETROLEUM, MARKS N SPENCER, STANDARD N CHARTERED BANK, ETC...Dengan total aset $600 Milyard.
- rating AAA dari lembaga STANDARD N POORS, sebagai lembaga keuangan yg solid dan sehat.
- Sekedar informasi Kinerja prudential tertinggi yaitu 65% thn 2004 (equity), thn 2006 58% (equity) 47% (managed fund) , jadi rata2nya 20-30% setiap tahun.
- RBC (Risk Base Capital) atau sama dengan CAR Bank sebesar 698% sedangkan ketentuan pemerintah 120%.
Regards
@MIR
Prudential Cilegon
081210555693
Kenapa harus memilih PruLink
Tabungan sekaligus Jaminan Proteksi
1. Menabung di Bank
Kita ambil contoh Pak Budi yang menabung dengan maksud akan menggunakannya saat anaknya masuk perguruan tinggi. Setiap bulan Pak Budi menyisihkan pendapatannya sebesar 1 juta perbulan atau dengan perhitungan 12juta pertahun. 10 tahun mendatang Pak Budi berharap mempunyai simpanan 120 juta untuk bekal anaknya memasuki perguruan tinggi 10 tahun lagi. Sayang sekali, pada bulan ke-4 Pak Budi mendapat musibah kecelakaan lalu lintas yang menyebabkannya lumpuh seumur hidup. Untuk membiayai perawatan di rumah sakitpun Pak Budi dan keluarganya harus mengutang
2. Bank ditambah dengan mengambil polis asuransi
Dengan kejadian yang sama dengan ilustrasi di atas, Pak Budi tidak perlu mempunyai hutang karena dari beaya perawatan rumah sakit akan tertutup oleh polis asuransi yang diikutinya. Tetapi untuk selanjutnya, bagaimana dengan biaya hidup sehari-hari karena Pak Budi sudah tidak dapat bekerja lagi secara normal. Tabungan yang dikumpulnya baru mencapai 3 juta, yang hanya cukup untuk sekitar atau 2 bulan saja, itupun dengan penghematan yang luar biasa. Rencana semula yang dibuat tidak dapat berjalan sesuai harapan.
3. Tabungan + Proteksi+Investasi
Prudential menawarkan suatu program 3 in 1 (Prulink Assurance Account Plus, tabungan berproteksi+Investasi) Dengan kejadian yang sama dengan ilustrasi di atas, beaya perawatan rumah sakit dapat ditutupi oleh manfaat yang didapat dari program 3 ini 1. Selain beaya rumah sakit, karena mengalami kelumpuhan akibat kecelakaan, Prudential memberikan uang pertanggungan sebesar 120juta yang dapat digunakan untuk beaya hidup selanjutnya. Manfaat yang didapat lainnya adalah rencana tabungan sebesar 1 juta perbulan akan diteruskan oleh Prudential hingga Budi berusia 65 tahun.
Ilustrasi yang diberikan dengan memberi contoh jika seseorang yang menabung sebesar 1 juta perbulan, dan proteksi apa yang dia akan dapatkan ketika mengalami kecelakaan yang menyebabkan kelumpuhan. Selain kecelakaan Prudential juga memberikan proteksi terhadap 34 penyakit kritis. Untuk berapa besar premi yang akan dibayarkan tergantung dari kemampuan orang tersebut.
Prulink Assurance Account Plus merupakan Tabungan+Investasi sekaligus Jaminan Proteksi (Kecelakaan, Cacat, Rawat Inap, Icu, Kondisi Kritis Lainnya). Tabungan dapat diambil sewaktu-waktu atau berjangka (untuk Dana Pendidikan, Dana Pensiun, dll).
Prudential menawarkan juga PAA+ ini yang berbasis syariah, di mana cara pengelolaan keuangan dan cara proteksi berdasarkan syariah dan pengelolaannya dilakukan secara terpisah.
Jika dari rekan2 ada yang ingin mengetahui besarnya manfaat yang akan didapat (hanya ingin tahu saja tanpa niat mengikuti pun OK), saya akan membuatkan proposal tersebut. Silahkan kirim email, atau SMS ke saya dengan memberikan data nama (alias OK), umur, jenis kelamin, merokok atau tidak, dan alamat email untuk pengiriman proposal tersebut.
Regards
@MIR
myameer@yahoo.com
08888627558
Selasa, 22 Januari 2008
Unit Link, Era Baru Industri Asuransi
Lima sampai sepuluh tahun belakangan, asuransi masih dianggap sebelah mata. Bahkan, banyak agen-agen asuransi kerap “diusir” dan dianggap “tukang bohong”. Lain halnya dengan sekarang, agen asuransi memiliki amunisi baru, produk unitlink yang menggabungkan proteksi dan investasi.
Kecendrungan tersebut disebabkan karena --tidak bisa dipungkiri-- kalau ada beberapa agen asuransi yang hanya mengejar target, bukan pelayanannya. Sehingga mereka kerap berbohong agar masyarakat tergirik masuk membeli produk asuransinya.
Di samping itu, kesadaran masyarakat dalam berasuransi pun masih rendah. Di antaranya malah ada yang mengganggap hanya buang uang saja, jika ikut dalam asuransi.
Pendapat tersebut bisa benar, bisa tidak. Misalnya, jika kita ikut dalam asuransi kesehatan. Kalau selama hidup kita tidak terserang penyakit berat yang mengharuskan kita dirawat di rumah sakit, mungkin asuransi tidak ada gunanya. Tapi, kalau kita sering sakit, asuransi akan sangat membantu dalam hal finansial.
Masalahnya, kita tidak tahu kapan akan terserang penyakit. Kita pun tidak tahu apakah kondisi keuangan kita akan tetap mencukupi. Makanya, kita perlu proteksi asuransi agar hidup kita lebih tenang dan meminimalisir kekhawatiran di masa depan. Ibaratnya, memindahkan risiko dari diri sendiri ke perusahaan asuransi. Hidup lebih tenang,
Unitlink
Seperti yang telah disinggung di atas, agen asuransi kini memiliki peluru baru dalam menjual produk asuransi. Sampai dengan sekarang ini, sudah banyak perusahaan asuransi menawarkan produk unitlink ke masyarakat. Pada tahun 2003 saja, terhitung sekitar 17 perusahaan asuransi, baik lokal maupun joint venture, menawarkan produk unitlink.
Unitlink sendiri mulai dikenalkan ke masyarakat sejak tahun 1998 di
Pertumbuhan unitlink yang ditandai dengan perolehan premi pada tiap-tiap perusahaan asuransi sangat menggembirakan dewasa ini. Peminatnya semakin hari semakin tinggi. Seperti yang dilansir Tabloid Kontan, sampai akhir semester pertama 2007 ini, perusahaan asuransi sudah berhasil mengumpulkan premi baru unitlink hingga senilai Rp4,56 trilyun.
Bandingkan dengan perolehan tahun lalu. Selama paro pertama 2006 perusahaan asuransi hanya mampu mengumpulkan premi unitlink sebanyak 1,72 trilyun.
Masih dari sumber yang sama, Pada tahun 2000, total dana nasabah yang terdapat dalam unitlink hanya Rp150,51 miliar. Setahun berikutnya, angka itu melonjak menjadi Rp316 miliar. Pertumbuhan yang lebih pesat terjadi pada tahun 2003. Waktu itu, penjualan unitlink meningkat 100% dibanding perolehan pada tahun 2002.
Lonjakan besar-besaran penjualan unitlink terjadi pada tahun 2005. Kala itu, terjadi penurunan suku bunga Sertifikat Bank Indonesia (SBI). Otomatis bunga deposito ikut-ikutan loyo, hanya berkisar 5 – 7% per tahun.
Saat itulah perusahaan asuransi jiwa di
Sebagai pertanda dari besarnya minat masyarakat terhadap asuransi unitlink, bisa dilihat dari jumlah pemegang polis. Sampai dengan tahun 2006, menurut Kontan, jumlah pemegang polis di Indonesia berjumlah 808.964 orang. Dengan banyaknya peserta, secara langsung mendongkrak total pendapatan premi asuransi jiwa sebesar Rp27,34 trilyun pada tahun tersebut.
Apa Itu Unitlink?
Mungkin saat ini Anda sudah pernah ditawarkan asuransi unitlink oleh seorang agen asuransi. Karena belum mengerti benar tentang asuransi, Anda pun menangguhkannya. Di benak Anda pun mungkin ada pertanyaan apakah unitlink itu, lalu bedanya apa dengan asuransi tradisional?
Unitlink sendiri sebenarnya adalah sebuah produk asuransi yang menggabungkan investasi. Asuransi atau jenis proteksinya bisa bermacam-macam. Seperti asuransi jiwa, kecelakaan, kematian, kesehatan, sampai cacat tetap. Tergantung keinginan masyarakat sendiri, sejauh mana mereka mau diproteksi yang akan berpengaruh pada jumlah pembayaran premi.
Kalau dalam asuransi tradisional masyarakat tidak tahu kemana uangnya diputar oleh perusahaan asuransi, dalam unitlink, masyarakat bisa memilih instrumen investasi yang akan digunakan untuk memutar uangnya.
Nilai investasinya pun bisa ditentukan sendiri oleh masyarakat. Seberapa besar untuk asuransi dan berapa banyak untuk investasi.
Investasi masyarakat dalam unitlink dikelola oleh manajer investasi yang bisa berasal dari perusahaan asuransi itu sendiri, atau perusahaan lain yang lebih berpengalaman dalam mengelola dana investasi.
Prudential yang mengelola dana investasinya sendiri melalui Prudential Asset Management. Masing-masing perusahaan asuransi memiliki kiat-kiat sendiri untuk meminimalisir risiko investasi yang tidak ada ukurannya.
Umumnya, investasi dalam unitlink berbentuk reksadana yang dipecah dalam bentuk unit-unit. Fluktuasi nilai unit-unit tersebut nantinya akan berpengaruh pada besarnya imbal hasil yang akan diterima nasabah.
Premi
Pembayaran premi yang merupakan biaya pertanggungan dalam unitlink dibedakan menjadi premi tunggal dan berkala.
Kalau premi tunggal, nasabah hanya membayar premi sekali di awal. Sedangkan premi berkala, nasabah membayarnya secara bertahap atau dicicil. Bisa sebulan, 3 bulan, 6 bulan, atau setahun sekali.
Jumlah premi tersebut nantinya akan dialokasikan untuk asuransi dan investasi. Presentasenya tergantung dari nasabah dan kebutuhannya.
“Di Prudential, alokasi premi nasabah, tergantung dari karakter dan tujuan nasabahnya. Minimal premi sebesar Rp350 ribu/bulan. Alokasi premi sudah bisa diatur sejak tahun pertama dengan minimal alokasi investasi sebesar Rp1 juta,” kata salah satu agen asuransi Prudential, Raeni Djoemena.
Setelah membeli polis dan membayar premi, seseorang sudah langsung mendapat perlindungan kesehatan dan jiwa yang lamanya berbeda-beda, tergantung dari perusahaan asuransinya. Contohnya, Prudential melindungi nasabah unitlinknya sampai umur 99 tahun. Sedangkan Manulife sampai 77 tahun, Panin Life seumur hidup, dan Sequis Life 75 tahun.
Tapi, meski sudah menentukan pilihan instrumen investasi sejak awal, pembayaran premi pada beberapa tahun pertama tidak semuanya dialokasikan untuk investasi. Biasanya akan diatur dengan persentase yang berbeda-beda per tahunnya.
Sebab, perusahaan asuransi akan menggunakannya untuk menutupi biaya-biaya lainnya. Dalam dunia asuransi, hal tersebut dinamakan biaya akuisisi.
Dalam memilih besaran premi, calon nasabah diharapkan menyesuaikan dengan kemampuannya. Jangan sampai putus di tengah jalan karena tidak mampu membayar premi.
Di samping itu, pilihlah jenis perlindungan asuransi sesuai dengan kebutuhan Anda dan keluarga. Semakin banyak jenis perlindungannya, semakin tinggi premi yang harus dibayar. Selain itu, tingginya pembayaran premi pun ditentukan oleh faktor usia, jenis kelamin, dan jenis pekerjaan yang memiliki hubungan dengan tingkat risiko.
Investasi
Umumnya, jenis investasi dalam unitlink ditawarkan dalam bentuk pasar uang (money market fund), pendapatan tetap (fixed income fund), campuran (managed fund), dan saham (equity fund).
Masing-masing memiliki risiko sendiri-sendiri. Mulai unitlink pasar uang yang memiliki risiko rendah dengan keuntungan kecil, sampai dengan unitlink saham yang berisiko tinggi dengan keuntungan paling besar di antara lainnya. Mana yang mau diambil, tergantung dari masing-masing individu.
Meskipun sudah menetapkan besaran alokasi investasi di unitlink, nasabah ternyata bisa menambah nilai investasinya. Itu disebut dengan top up yang biasanya tidak dikenakan biaya untuk beberapa kali top up dalam satu tahun.
Begitu juga bila nasabah ingin menukar (switching) jenis investasinya. Bila merasa tidak puas dengan jenis investasi awal, mereka bisa merubahnya dengan biaya gratis untuk beberapa kali dalam setahun. Selebihnya, mereka harus membayar biaya pengalihan yang besarannya berbeda-beda.
Kemudian bila masyarakat ingin memantau perkembangan investasinya, nasabah bisa melihat Nilai Aktiva Bersih (NAB) perusahaan asuransinya. Biasanya, NAB akan diumumkan di media
Lalu, bagaiman bila nasabah ingin mengambil uangnya jika suatu waktu membutuhkannya? Nasabah bisa mengambilnya dengan biaya-biaya tertentu yang besarannya tergantung dari masing-masing perusahaan asuransi.
Di samping itu, nasabah pun berhak untuk cuti premi atau tidak membayar premi pada periode tertentu. Perusahaan asuransi akan membayar premi nasabah dengan cara memotong dana investasi nasabah.
Manfaat dan Rider
Dalam unitlink, antara proteksi dan investasi persentasenya tergantung dari nasabah. Begitu juga dengan tingkat kepentingannya. Hanya nasabah yang paling berhak mengaturnya. Pihak asuransi hanya akan menjadi supervisi, mana yang lebih dipentingkan oleh nasabah.
Meskipun kita sudah tahu mengenai proteksi unitlink yang berupa asuransi jiwa atau kesehatan, tapi sebenarnya masih ada manfaat lainnya yang perlu diketahui oleh nasabah. Dalam asuransi disebut dengan rider.
Sebut saja asuransi kecelakaan, perlindungan terhadap penyakit kritis, cacat tubuh, atau biaya rumah sakit, dan masih banyak lagi.
Pada umumnya, kita tidak perlu menambah biaya lagi atas rider tersebut karena nilainya sudah digabungkan dalam premi secara keseluruhan. Tapi, yang perlu diperhatikan di sini adalah batasan-batasan dari rider tersebut.
Misalnya, untuk asuransi kesehatan dan jaminan biaya rumah sakit, kita harus tahu betul sampai sejauhmana kita diproteksi. Apa hanya untuk biaya rawat inap, biaya dokter, kelahiran, atau apa? Anda pun harus tahu pengecualian-
Kesepakatan tersebut biasanya akan dituangkan dalam hitam di atas putih alias tertulis. Makanya, sebelum tanda tangan dan menyetujui polis asuransi, harus dibaca betul-betul agar tidak salah paham.
Di samping itu, besarnya manfaat atau proteksi pun tergantung dari kemampuan dan kebutuhan dari tertanggung. Sekali lagi, kita kembali kepada tujuan utama kita dalam membeli unitlink. Apa tujuannya lebih kepada asuransi atau investasi?
Perlu diketahui bahwa investasi dalam unitlink ini juga sebenarnya lebih kepada tujuan jangka panjang. Jadi, jangan terlalu mengharap imbal hasil dalam waktu dekat.
AMIRUDIN ABDULLAH
Prudential Cilegon
08888627558
Jumat, 11 Januari 2008
Rokok dan Danareksa
Mungkin para perokok tidak sadar bahwa merokok itu adalah kebiasaan
yang harus dibayar mahal. Mengapa? Karena merokok itu dapat menyebabkan kecanduan. Begitu Anda kecanduan rokok, kalau tidak
dikeluarkan untuk membeli rokok adalah 30 dikali Rp. 8.000, yaitu Rp. 240.000,-. Dalam setahun, perokok akan menghabiskan uang
Selain dari sisi uang, perokok juga harus membayar mahal dalam hal
Sekarang bayangkan apabila perokok bisa menghentikan kebiasaan
dan ingin pensiun pada umur 55 tahun. Dengan menginvestasikan secara
Apabila memiliki kebiasaan merokok, manakah yang Anda
1. Hari tua yang sakit-sakitan dan tidak memiliki uang.
2. Hari tua yang sehat dan memiliki uang 2 Milyar untuk biaya pensiun.
Apabila memilih yang nomor 2, jangan ragu lagi.